Hari ini saya baca post yang sangat menyentuh hati di Facebook seorang teman. Post itu bercerita tentang kisah Katie Kirkpatrick, seorang wanita penderita kanker, yang meskipun telah mengalami banyak kegagalan organ dan harus bergantung pada tabung oksigen untuk bernafas, tetap melaksanakan pernikahan dengan orang yang dicintainya. Katie meninggal lima hari setelah pernikahan tersebut. Katie berhasil mengalahkan kanker tersebut, karena penyakit itu ngga bisa menahannya dari tetap berusaha hidup, penyakit itu ngga bisa menahannya dari keyakinan bahwa dia memiliki masa depan.
Hampir setiap orang yang membaca cerita nyata diatas akan merasa terharu, kagum dengan semangat hidup Katie, dan kemudian menyebarkannya kepada banyak orang. Cerita seperti ini memang cepat menyebar. Hanya satu hal yang saya sayangkan: cerita yang cepat menyebar, seringkali juga cepat hilang, dan hanya sedikit yang mau ‘membaca’ lebih, bukan sekedar membaca huruf-huruf. Hanya sedikit yang menjadikannya pelajaran berharga untuk hidup yang lebih bermakna.
“Kesempatan yang sama tidak pernah datang dua kali.”
Ada pepatah lama yang mengatakan “Kesempatan tidak datang dua kali.” Salah. Yang lebih tepat adalah Lanjut membaca