
“Anaknya ranking berapa?”
Itu pertanyaan standard setiap kali acara pembagian raport di sekolah anak saya, dan pasti di sekolah-sekolah lain juga. Kalo anaknya ranking 10 besar, si orang tua bakal berjalan di sekolah kesana kemari dengan percaya diri. Tapi buat yang ranking anaknya kurang bagus, nah itu jadi sesuatu yang membuat pertanyaan “Anaknya ranking berapa” menjadi menakutkan, dan hasilnya adalah mencoba menghindar dari orangtua-orangtua lain, dan buru-buru pulang.
Kalo bicara tentang menjadi nomor satu, saya jadi ingat satu quote : Lanjut membaca