Setelah dewasa dan punya anak, saya jadi makin sadar betapa besar kasih sayang orangtua kepada saya. Setiap perkataan, arahan, contoh, bahkan marah nya mereka pun, ngga lain untuk membuat kita lebih baik dan siap menghadapi hidup ini.
Jadi inget satu kejadian dimana Ibu saya marah besar. Sore itu seharusnya saya kursus bahasa Inggris, tapi saat itu saya ngga pergi, saya lupa alasannya apa. Akhirnya saya pergi kursus, karena takut dengan Ibu. Ibu saya sedemikian marahnya, sampai peristiwa itu bener-bener ngga bisa saya lupakan.
Kalo Ibu saya ngga keras menyuruh saya kursus bahasa Inggris waktu kecil, bisa dipastikan saya ngga bakal punya kesempatan kerja di British Telecoms taun 2007. Dari mulai komunikasi e-mail, interview beberapa kali, semua menggunakan bahasa Inggris. Di tempat kerja, walaupun di Malaysia, karena British Telecoms adalah perusahaan Inggris, semua menggunakan bahasa Inggris, ngga ada bahasa melayu.
Sekarang, saya pun berharap anak-anak saya nantinya bisa melihat dan merasakan sisi/dampak positif dari setiap perkataan, arahan, contoh, dan ‘marah’nya saya.
Hari ini kakak saya men-share satu tulisan yang sangat indah dari Kahlil Gibran, dan saya rasa saya harus men-share nya juga dengan anda : Continue reading