Satu hal di kantor yang membuat saya ngga suka (kalo bukan dikatakan benci) adalah sesuatu yang seharusnya bisa dibuat lebih baik, tapi ngga terlaksana karena orang yang mengerjakannya mau ambil gampang dan cepat.
Yang lebih membuat kesal lagi, orang tersebut tahu bahwa yang dikerjakannya itu kurang, malah ngga baik, tapi juga tetep dikerjakan. Aneh.
Tapi setelah beberapa kali melewati hal yang sama, mendengar orang-orang mengatakan “Itu usul yang baik, tapi kami belum siap,” sebagai alasan supaya ngga mau repot, akhirnya saya jadi ‘ngga peduli’ lagi.
Bukan ngga peduli dengan perusahaan, tapi saya ngga ambil ke hati, ngga kesel seperti dulu-dulu. Mereka yang rugi ini. Kalo kebanyakan kesel, malah jadi penyakit buat diri sendiri.
Untuk setiap menit anda merasa kesal/marah, anda kehilangan 60 detik kebahagiaan.
Anehnya, setelah saya menerapkan sikap ‘ngga kesel, mereka yang rugi ini’, orang-orang ini malah Lanjut membaca