Tidak Masalah Jika Anda Tidak Mengetahui Banyak Hal

Disuatu sore, seorang lelaki bernama Bado, yang hampir putus asa dalam mencari pekerjaan, akhirnya mendapat telfon dari seorang staf SDM untuk sebuah wawancara kerja. Karena terlalu bersemangat, dia tidak bisa mengingat apa nama perusahaan yang memanggilnya untuk wawancara. Yang dia tulis hanya sebuah alamat.
Keesokan harinya, jas dan sepatu bekas pun disiapkan, modal pemberian bapak mertua. Saat memasuki gedung kantor dari perusahaan itu, dia masih tidak tahu apa sebenernya perusahaan yang memanggilnya, bahkan saat masuk ke satu ruangan kecil untuk mengisi data-data pribadi, pikirannya pun masih bertanya-tanya, “perusahaan apa ya ini?”
Kebetulan disebelahnya duduk pelamar lain. Dengan rasa penasaran, dia bertanya “ini perusahaan apa ya?” Dengan muka kaget, pelamar lain itu menjawab dengan logat bataknya yang kental “hah! Kau tak tau apa perusahaan ini? Ini Bobokom. Tak tau pulak?” Perbincangan mereka terputus ketika seorang staf SDM masuk untuk memberi tahu jadual wawancara. Ternyata Bado mendapat giliran pertama untuk wawancara dengan seorang General Manager.

“Selamat sore, Pak!” sapa Bado saat memasuki ruangan wawancara. Manager itu tersenyum, membalas sapaan Bado, kemudian mempersilakan Bado duduk. Setelah beberapa obrolan pengantar, wawancara pun dimulai.
“Kamu tau tentang SMS Premium?” tanya sang Manager. “Pernah denger Pak,” jawab Bado dengan perasaan tidak yakin. “Kalau Java Menu?” tanya sang Manager lagi. “Ngga tau Pak,” jawab Bado. “Kalau STK Menu?” tanya sang Manager dengan nada suara yang bertanya-tanya. “Ngga tau juga Pak,” jawab Bado kembali dengan nada suara yang mulai tidak percaya diri. “Lah, jadi kamu taunya apa dong?” tanya sang Manager sambil tersenyum lebar, kemudian tertawa. Bado terdiam, dengan posisi badan dan kaki yang mengarah ke pintu, seakan-akan berteriak “Bawa saya keluar dari sini..!!!!”
Menyadari bahwa Bado banyak tidak tahunya, Manager itu kemudian mengalihkan pertanyaan ke topik lain. “Menurut kamu, hal apa yang bakal laku dijual? Apa yang akan memberi keuntungan pada perusahaan?”
Awalnya Bado merasa ragu dengan dirinya sendiri. Tiga pertanyaan dengan jawaban tidak tahu, jelas-jelas membuat percaya dirinya turun. Tapi kemudian dia membayangkan bagaimana rasanya jika dia diterima bekerja ditempat itu, kesempatan yang ada, kesempatan yang bakal terbuka nantinya, dan semua kebaikan yang akan muncul jika dia bisa mendapat pekerjaan tersebut. Tiba-tiba percaya dirinya muncul, dan yang ada dipikiran Bado adalah dia harus membuat jawaban ini jawaban terbaik, seolah-olah hari itu adalah hari terakhir dia berada di dunia. Jawaban dari pertanyaan sang manager mengalir dari mulut Bado dengan lancar. Entah jawaban itu benar atau tidak, baik atau buruk, yang pasti Bado merasa percaya diri dan dengan ajaib segala kekuatiran hilang. Manager itu tersenyum, kemudian mengatakan bahwa dia akan memberi kesempatan kepada Bado untuk meyakinkan dia bahwa Bado lebih baik dari 5 orang kandidat lainnya dan layak mendapat pekerjaan tersebut. Manager itu meminta agar Bado membuat suatu tulisan tentang apa yang akan dia kerjakan seandainya dia mendapat pekerjaan itu.

Akhirnya Bado pun mendapatkan pekerjaan itu. Satu hal penting yang dia pelajari adalah tidak masalah jika Anda tidak mengetahui banyak hal, yang lebih penting adalah Anda percaya kepada diri Anda sendiri dan berusaha keras untuk menjadi tahu. Keberhasilan bisa jadi menunggu selangkah di depan Anda, jika Anda masih mau mencoba untuk melangkah ke depan, bukannya mundur kebelakang.

note: Nama tokoh dan perusahaan diatas adalah fiktif, tapi kisahnya adalah kisah nyata dari seorang manusia.

Salam Insan Super!
Borrys Hasian

Dari Mana Ide-Ide Itu Datang?

Sulit membantah pernyataan bahwa ide-ide baru dapat membantu anda berhasil dalam bidang apapun di dunia ini. Dari mulai karyawan sampai ibu rumah tangga, ide-ide baru dapat membawa kesegaran dan banyak keuntungan.

Misal anda seorang karyawan. Anda menemukan ide yang dapat memotong biaya operasional sampai 30%. Suatu ide yang ngga pernah dipikirkan oleh karyawan-karyawan lain.
Anda seorang wirausaha, yang menemukan ide tentang cara menjual produk anda dengan cara yang unik, sehingga sekalipun persaingan di pasar anda sangat ketat, anda tetap bisa bertahan bahkan meraup keuntungan.
Anda seorang ibu rumah tangga, yang bisa menemukan ide untuk rekreasi keluarga tanpa mengeluarkan biaya yang tinggi. Ide rekreasi ini membuat keluarga anda tetap bisa relaks di akhir minggu setelah letih bekerja dan sekolah.

Yang jadi pertanyaan sekarang : “Dari mana ide-ide itu datang?”
Banyak orang merasa ngga kreatif, ngga punya ide, ngga bisa menghasilkan ide, dan akhirnya dirinya merasa jadi orang biasa-biasa aja, dan hanya bisa melihat orang lain mendapat pujian atas idenya yang kreatif.
Kurang tepat untuk mengatakan bahwa seseorang itu diberi bakat untuk kreatif, dan anda diberi nasib ngga kreatif. Mendapat ide-ide baru ini, lebih kepada penguasaan dan penggunaan teknik yang tepat, dan bukan tentang bakat atau nasib.

Perlu anda ketahui terlebih dahulu, bahwa ide baru itu hanyalah pencampuran dari ide-ide yang udah ada sebelumnya.
Setelah anda mengerti bahwa ide baru hanyalah pencampuran dari ide-ide yang udah ada sebelumnya, maka lebih mudah untuk mendapat ide-ide baru.

Saya mau menunjukkan anda satu teknik sederhana, yang bisa membuat anda mendapat ide-ide baru. Teknik ini dinamakan SKAMPER :

Berikut 3 langkah sederhana untuk menggunakannya : Lanjut membaca

Hidup Itu Seperti Bawang


Saat melihat statistik dari Blog saya, ternyata kata yang paling banyak dicari adalah kata ‘Gagal’.
Kalo saya buka Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti ‘Gagal’ itu : “tidak berhasil; tidak tercapai (maksudnya)”.

Banyak faktor yang membuat sesuatu yang kita inginkan ngga bisa tercapai. Kurang perencanaan, kurang tepat waktunya, kurang pengetahuan, kurang biaya, dan kurang-kurang lainnya. Hanya, seperti halnya benda-benda lain dimuka bumi ini, semuanya memiliki keseimbangan. Kalo ada kurang, berarti ada cara untuk menambahnya, untuk membuatnya menjadi ngga kurang.
Nah, gagal dalam arti tidak tercapai maksudnya, seharusnya membuat kita berpikir apa faktor kurang tersebut, sehingga bisa menambah apa yang kurang, dan membuat kemungkinan untuk berhasil lebih besar.

Hidup itu seperti bawang, anda mengupas satu persatu lembarannya, dan kadang-kadang anda harus mengusap air mata. -Carl Sandburg-

Hidup ini penuh kejutan. Kita merasa sesuatu itu kejutan, karena Lanjut membaca