Badut Sirkus

Suatu hari, ada seorang badut bernama Jojo yang sangat menyukai pekerjaannya di sebuah rombongan sirkus. Dia sangat menikmati perjalanan dari satu kota ke kota lain, bertemu banyak orang dan anak kecil, membuat orang lain tertawa dan bahagia. Suatu hari, entah kenapa, dia merasa murung. Akibat murung, diapun kehilangan keahliannya untuk membuat orang lain tertawa dan bahagia. Sampai akhirnya dia memutuskan untuk melepas baju badutnya, dan pergi ke kota secara diam-diam. “Pekerjaan badut itu membosankan, dan saya udah ngga lucu lagi,” pikir si badut itu.

Sesampainya di kota, dia menuju suatu rumah makan. Rumah makan itu ramai sekali, kebetulan sedang waktu makan siang. Dia berusaha mencari meja kosong, tapi semuanya penuh, sampai matanya tertuju ke meja dengan dua kursi, yang salah satu kursinya ditempati oleh seorang bapak setengah baya. Karena sudah lapar, diapun mendekati meja tersebut. “Boleh saya duduk di tempat ini?” tanya Jojo. Bapak itu mengangkat kepalanya dengan perlahan, dan mengangguk pelan. Jojo pun segera duduk.

Bapak yang duduk dihadapannya itu terlihat letih, dengan mata yang bengkak. Suasana ramai disekitarnya sangat berbeda dengan pandangan matanya yang kosong, sepi. Jojo, yang sudah terbiasa berbicara dengan orang banyak, tidak bisa menahan rasa ingin tahunya. “Kenapa Bapak sedih?” tanya Jojo dengan senyum khasnya. Bapak itu hanya tersenyum kecil, menatap Jojo beberapa saat, kemudian Continue reading

Cara Untuk Bisa Lebih Bahagia Dalam Hidup: Setiap Momen Itu Spesial

Sabtu lalu saya dan keluarga pergi ke salah satu mall di selatan Singapore. Di lantai atas, seperti banyak mall-mall lain di Singapore, ada playground anak-anak. Saat melewati pintu keluar yang menuju playground, anak perempuan saya sedikit merengek untuk bisa main di playground tersebut, tapi karena tujuan awal bukan untuk bermain di playground, reaksi awal saya adalah berkata “Kalo mau maen di playground, ya dirumah aja.” Wajahnya terlihat kecewa ketika saya mengisyaratkan ‘tidak’, dan dia hanya bisa memandang melalui kaca saat kami berjalan menjauh dari playground tersebut.

Mendekati malam, istri saya ingin melihat-lihat beberapa toko, dan biasanya anak-anak sering ngga sabar kalo diajak ke toko ibu-ibu, akhirnya saya berkata “Anak-anak maen di playground aja, sambil nunggu ibunya.”
Betapa bahagianya muka anak-anak saat dibawa ke playground. Mata mereka berbinar-binar, secepat kilat langsung bergabung dengan anak-anak lain yang ada di tempat tersebut. Mereka lari, meluncur, tertawa dengan lepas. Yang terlintas di pikiran saya adalah “Heboh amat sih anak-anak.”
Saya duduk di dekat mereka bermain, dan teringat kata-kata saya sebelumnya: “Kalo mau maen di playground, ya dirumah aja,” yang dengan kata lain ingin mengatakan Continue reading

Sekarang Waktunya Untuk Bahagia

Reaksi orang bermacam-macam terhadap peristiwa kecelakaan di Tugu Tani yang merengut 9 nyawa manusia. Ada yang mengecam, ada yang memaki, ada yang mencoba bijaksana dengan mengatakan bahwa semua orang pernah berbuat salah, ada juga yang kesal sampai berpendapat bahwa pengemudi maut tersebut harus dihukum mati. Bermacam-macam reaksi orang. Setiap orang itu unik, jadi wajar reaksi dan pendapatnya berbeda-beda.
Apapun reaksi dan pendapat orang-orang, saya mau melihatnya dari sisi lain, pelajaran yang bisa diambil dari peristiwa tersebut.

Saya mau cerita tentang diri saya. Dulu, setiap weekend itu saat yang mendebarkan buat saya. Kenapa? Hampir selalu acara weekend itu gagal, karena pikiran saya selalu tertuju pada pekerjaan. Badan saya bersama keluarga, tapi pikiran saya terbang kemana-mana, memikirkan pekerjaan. Saya ngga bisa enjoy saat weekend, pikiran ruwet, dan karena emosi negatif menular, akhirnya acara weekend dipenuhi dengan emosi negatif. Gagal total.

Butuh waktu dan banyak konflik untuk bisa Continue reading

Yang Penting Adalah Anda Merasa Percaya Diri

Reaksi dan sikap Anda bergantung pada apa yang Anda rasakan saat ini. Reaksi Anda saat merasa bahagia pasti berbeda dibanding saat Anda merasa sedih. Reaksi dan sikap Anda saat merasa percaya diri pasti berbeda dengan saat Anda merasa tidak pecaya diri.
Jika Anda merasa percaya diri, reaksi dan sikap Anda akan mencerminkan kepercayaan diri. Kuncinya adalah: Anda harus merasa percaya diri, reaksi dan sikap akan mengikuti.

Beberapa orang menggantungkan kunci percaya dirinya kepada hal-hal eksternal: jabatan tinggi, gaji lumayan, baju bagus, perhiasan, mobil, atau gadget terkini. Yang selalu jadi masalah dengan menggantungkan kunci percaya diri Anda kepada hal-hal eksternal adalah Anda Continue reading

Jangan Kehilangan Keyakinan

Dalam hidup, akan selalu ada orang yang merendahkan Anda dengan menganggap usaha Anda tidak ada artinya.
Jangan kehilangan keyakinan dan bersedih. Anda harus meletakkan kebahagiaan Anda pada diri Anda sendiri.

Anda harus meletakkan kebahagiaan Anda pada diri Anda sendiri.

Anda harus percaya bahwa jika Anda telah melakukan yang terbaik, akan ada orang-orang lain yang menghargai usaha Anda, dan sekalipun, sekalipun orang-orang itu tidak ada, Tuhan pasti menghargai usaha Anda tersebut.

Salam Insan Super!
Borrys Hasian