Hari itu saya dan istri berencana nonton film Salt-nya Angelina Jolie. Tapi begitu sampai di bioskop, ada satu poster film yang sangat menarik perhatian : Expendables. Yang menarik adalah para aktornya : Bruce Willis, Jet Li, Jason Statham, Stallone, Arnold.
Ngga kebayang serunya film yang menggabungkan para aktor laga favorit itu.
Akhirnya kami batal nonton Salt, dan memutuskan membeli tiket Expendables.
Harapan saya yang besar tentang serunya film tersebut, akhirnya hanya membuat rasa kecewa bertambah besar.
Film buatan Stallone itu mirip film taun 80-an atau awal 90-an, yang isinya cuman tembak-tembakan, mobil + bangunan yang hancur, dan cerita yang buruk sekali.
Saya kecewa berat, bukan hanya uang dan waktu yang terbuang, tapi kesempatan untuk menikmati weekend dengan film yang berkualitas pun hilang.
“Kemarahan selalu datang dari harapan yang frustasi.” – Elliot Larson -
Pernah ngga anda ditawari suatu barang oleh seorang salesman : “Anda hanya perlu bayar sekian untuk mendapat barang yang berharga jutaan ini.”
Begitu anda tertarik, si salesman akan menjelaskan bahwa anda hanya perlu membayar sedikit, dan sejumlah tertentu selama beberapa bulan atau beberapa taun. Anda memutuskan untuk membeli. Dan hal selanjutnya yang anda ketahui adalah anda justru membayar berlipat-lipat dari harga asal barang tersebut. Walaupun anda sendiri yang memutuskan untuk membeli, tapi anda merasa tertipu dengan tawaran awal “anda hanya perlu membayar sedikit”.
Ada contoh lain lagi.
Anda ditawari skema bisnis “modal sedikit-kerja sedikit-untung besar”.
Kebetulan anda memiliki uang yang anda berhasil sisihkan dari penghasilan bulanan, dan anda sedang mencari-cari peluang bisnis. Anda memberikan setiap rupiah yang anda miliki.
Pada akhirnya, uang anda malah dibawa lari.
Apa pelajaran dari hal-hal diatas?
Anda harus curiga jika penawarannya terlalu baik.
Ini bukan tentang menjadi orang yang negatif, yang memandang segala sesuatu dengan sikap sinis. Ini tentang mengatur harapan anda.
Jika harapan anda terlalu tinggi, tapi kenyataannya ngga sesuai, anda sedikit atau banyak akan mengalami kekecewaan.
Beberapa orang bahkan kehilangan semangat hidup setelah mengalami kekecewaan. Beberapa bahkan menjadi gila.
Saya bukan mengatakan bahwa ngga ada penawaran yang baik di dunia ini, tapi lebih baik anda berjaga-jaga.
Bagaimana menurut anda?
Salam Insan Super!!!
Borrys Hasian
setuju kang
intinya, ga ada penjual yang mau rugi
Begitu juga dengan pembeli. Jadi sama-sama ngga mau rugi
Pada intinya lebih baik nonton wayang, karena ada kejar-kejaran, spionase, romansa, action, komedi dan biasanya nontonnya gratis.
Wayang kulit atau wayang golek?
Kalo wayang kulit, gw terlalu terbuai dengan romansanya, akhirnya tertidur
Tapi waktu itu, wayang kulitnya digelar semalam suntuk. Mungkin kalo cuman 1-2 jam, gw ngga bakal ketiduran :p